Walemgrang timur detiknasional.id Desa Lamasi Pantai, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, 26 Desember —Aktivitas bongkar muat rumput laut tampak berlangsung ramai pada sore hari di kawasan pesisir Desa Lamasi Pantai, Kecamatan Walenrang Timur. Para petani tambak terlihat sibuk menurunkan karung-karung rumput laut hasil panen dari perahu ke daratan untuk ditimbang dan disortir sebelum diangkut ke tempat penjemuran.

Di bawah suasana sore yang teduh, proses bongkar muat dilakukan secara bergotong royong. Rumput laut menjadi salah satu komoditas unggulan yang menopang perekonomian masyarakat pesisir, khususnya warga Dusun Tambak.
Salah seorang petani tambak setempat mengatakan, aktivitas bongkar muat pada sore hari dipilih karena kondisi cuaca yang lebih bersahabat dan aman untuk proses pengangkutan hasil panen.
“Kami biasanya bongkar muat sore hari karena cuacanya lebih tenang. Harapan kami, harga rumput laut bisa stabil seperti tahun-tahun sebelumnya, sempat mencapai sekitar sembilan ribu rupiah per kilogram,” ujar seorang petani tambak di Desa Lamasi Pantai.
Menurutnya, saat ini harga rumput laut masih berfluktuasi sehingga berpengaruh terhadap pendapatan petani. Meski demikian, para petani tetap berupaya menjaga kualitas hasil panen agar memiliki nilai jual yang baik di pasaran.
Aktivitas bongkar muat rumput laut ini turut menggerakkan roda perekonomian warga. Selain petani tambak, sejumlah warga lainnya juga terlibat sebagai tenaga angkut, penjemur, hingga pengepul lokal.
Menjelang senja, kesibukan bongkar muat di pesisir Desa Lamasi Pantai perlahan mulai berkurang. Namun aktivitas sore hari tersebut mencerminkan semangat dan harapan petani tambak agar komoditas rumput laut tetap menjadi sumber penghidupan yang menjanjikan bagi masyarakat pesisir desa lamasi pantai.
Reporter RUDI
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
