Oku timur detiknasional.id Menjadi momentum untuk kembali mengenang perjalanan bangsa, mulai dari menyaksikan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, bersilaturahmi dengan mereka yang pernah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara, hingga memberikan penghormatan melalui Ziarah Nasional.
Rangkaian kegiatan tersebut diikuti Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten OKU Timur, Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan diawali dengan menyaksikan secara virtual detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dari Istana Negara di Balai Rakyat Pemerintah Kabupaten OKU Timur.
Momentum tersebut kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama para perintis kemerdekaan, cacat veteran, purnawirawan, Wredatama, Warakawuri, dan Pepabri. Sekitar 150 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Dalam sambutan dan arahannya, Bupati Enos menyampaikan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak lahir dengan mudah. Di balik kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia terdapat pengorbanan para pendahulu, termasuk mereka yang gugur maupun mengalami cacat dalam perjuangan mempertahankan bangsa.
Menurut Bupati, perjuangan tersebut tidak berhenti ketika Indonesia merdeka. Kemerdekaan harus dipertahankan agar bangsa Indonesia dapat berdiri tegak dan menentukan arah kehidupannya berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila.
“Ketika para sesepuh kita yang telah memperjuangkan kita memberikan do’a kepada kita, insya Allah OKU Timur akan menjadi kabupaten yang maju dan lebih mulia,” ujar Bupati.
Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan, Pemerintah Kabupaten OKU Timur menyerahkan cinderamata kepada para peserta ramah tamah. Bupati juga menyampaikan komitmen untuk terus memberikan perhatian dan pembinaan kepada mereka yang telah berjasa serta membuka ruang kolaborasi dalam mendukung kebutuhan organisasi Pepabri di OKU Timur.
Ketua Pepabri OKU Timur, Letkol Purn. Sumarto, menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten OKU Timur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum yang membahagiakan bagi para anggota karena dapat kembali bersilaturahmi dengan jajaran pemerintah daerah dalam suasana peringatan kemerdekaan.
Setelah ramah tamah, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan Ziarah Nasional ke Taman Makam Pahlawan Jurai Komering Sakti OKU Timur. Ziarah menjadi bentuk penghormatan kepada mereka yang telah memberikan pengorbanan bagi bangsa dan negara.
Tiga rangkaian tersebut menghadirkan satu pesan yang sama, kemerdekaan tidak cukup hanya dikenang. Detik-detik Proklamasi mengingatkan bagaimana bangsa ini dilahirkan, pertemuan dengan mereka yang pernah mengabdikan diri mengingatkan bagaimana kemerdekaan dipertahankan, sementara ziarah menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari pengorbanan dan perjuangan panjang.
Kini, tugas itu berada di tangan generasi yang berbeda. Perjuangan diteruskan melalui pengabdian, menjaga persatuan, memberikan pelayanan terbaik, dan membangun daerah agar kemerdekaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sebab, kemerdekaan bukan hanya warisan untuk dikenang, tetapi amanah yang harus terus dijaga dan diisi.
Redaksi udin
Eksplorasi konten lain dari Detiknasional.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
