Kota Tegal, DN-II Komunitas Sastrawan Tegalan (KST) akan menggelar acara Halal Bihalal dengan tema “Guyub Gayeng Ngrengkuh Paseduluran” pada Senin, 28 April 2025, bertempat di Warung Lawuh Sedep, Jalan Pala 27, Mejasem, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Acara dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.
Ketua panitia, Dhimas Riyanto, menyampaikan bahwa acara ini menjadi momen penting setelah tahun lalu KST tidak sempat mengadakan perayaan Ulang Tahun ke-30 yang jatuh setiap 26 November.
“Tahun lalu kami absen karena banyak anggota yang sedang hu tenggelam dalam kesibukan masing-masing,” ujar Dhimas.
“Mas Lanang Setiawan pelopor Sastra Tegalan, misalnya, hampir tiap hari harus menyelesaikan novel – novelnya yang tayang bersambung di Panturapost.com Sementara yang lain sering menjadi nnarasumber di berbagai daerah.”
Menurut Dhimas, justru karena kesibukan itulah, Halal Bihalal kali ini menjadi momen penting sebagai ajang pelepas rindu sekaligus penanda kebersamaan yang tak lekang oleh waktu.
“Kami sadar, waktu bisa membawa siapa saja menjauh, tapi persaudaraan dalam komunitas ini tak boleh luntur. Karena itu, Kami memilih Halal Bihalal sebagai wadah untuk merajut kembali tali silaturahmi,” tambahnya
Dalam acara ini, setiap sastrawan yang hadir diberi kesempatan untuk tampil membawakan puisi atau monolog singkat menggunakan bahasa Tegalan.
“Namanya juga Komunitas Sastrawan Tegalan, jadi bentuk Ekspresinya harus mencerminkan identitas budaya. Bahasa Tegalan adalah rumah bagi rasa yang tak bisa diterjemahkan sembarangan,” ucap Dhimas dengan senyum kecil.
Acara juga akan dihadiri oleh Presiden Penyair Tegalan, Maufur, yang kini menjabat sebagai Rektor Universitas Bhamada Slawi. Kehadiran Maufur diharapkan bisa menambah semangat bagi generasi muda dalam menghidupi sastra lokal.
“Ini bukan sekadar temu kangen. Ini adalah upaya merawat nyala api bahasa ibu kita—Tegalan—yang hidup dalam puisi, cerita, dan pertemanan,” tutup Dhimas.
Acara ini terbuka bagi seluruh pecinta sastra dan budaya Tegalan dan yang ingin menyatu dalam suasana guyub, gayeng, dan penuh persaudaraan. (*) / S Bimantoro
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
