Oplus_131072
Simpang sender –detiknasional.id Ribuan jemaah memadati Kampus B Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlatul Qur’an, Desa Simpang Sender Selatan, Kecamatan BPR Ranau Tengah, pada Sabtu (17/01/2026). Kehadiran massa ini dalam rangka menghadiri Pengajian Akbar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-3 Jamiyyah Perempuan Pengasuh Pondok Pesantren dan Musbalighoh (JPPPM) Kabupaten OKU Selatan.
Sinergi Pengamanan Polri dan TNI Guna memastikan kelancaran acara berskala besar ini, Polres OKU Selatan melalui Polsek Banding Agung melakukan pengamanan ketat. Kapolres OKU Selatan melalui Kasat Intelkam AKP Arie Gusman, S.E., M.M., hadir langsung memantau lansung situasi di lapangan.
Pelaksanaan pengamanan di pimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Banding Agung, Ipda Rahmad Ardiansyah, S.E., yang mewakili Kapolsek Banding Agung. Berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/28/PAM.4.5/I/2026, sebanyak 10 personel gabungan disiagakan di titik-titik strategis untuk mengatur arus lalu lintas dan menjamin ketertiban selama acara berlangsung.
Dalam sambutannya, Bupati OKU Selatan Abu Sama, S.H., memberikan apresiasi tinggi atas peran JPPPM dalam membangun mental spiritual masyarakat. Beliau berharap JPPPM semakin solid dan konsisten dalam menjadi teladan dakwah serta pemberdayaan masyarakat di OKU Selatan.
Acara ini juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Aunullah A’la Habib (Gus Aun), Pimpinan Ponpes Al-Huda Boyolali, Jawa Tengah. Kehadiran Gus Aun menjadi daya tarik utama bagi para jemaah yang antusias mendengarkan tausiyah terkait peran perempuan dalam pengasuhan pesantren.
Sejumlah tokoh penting turut serta dalam kegiatan ini, di antaranya:Ny. Hj. Ma’rifatul Munawaroh (Ketua JPPPM Prov. Sumsel)KH. Ali Fu’ad (Pimpinan Ponpes Roudlotul Qur’an & Ketua MUI OKU Selatan)Ny. Yohana Yudayanti Abusama (Ketua TP-PKK OKU Selatan)H. Karep, S.Pd., M.M. (Kakankemenag OKU Selatan)
Perwakilan DPR Kabupaten OKU Selatan, para Kepala OPD, Camat, serta tokoh masyarakat dan pemuda (Ansor/Banser).
Rangkaian acara yang meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan dan mars organisasi, hingga kreasi santri berupa Tari Zipin, berjalan dengan lancar.
Kegiatan berakhir pada pukul 13.15 WIB. Berdasarkan laporan pihak kepolisian, seluruh rangkaian acara berlangsung dalam situasi yang sangat kondusif dan terkendali tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti.
UDIN
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


