Cilacap, detiknasional.id – Suasana syahdu namun penuh kegembiraan menyelimuti Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, pada Kamis malam (26/06/2025). Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Dayeuhluhur sukses menggelar rangkaian acara spektakuler dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan Balai Desa ini dimeriahkan dengan lomba pawai obor, parade bedug dan sholawat yang diikuti ribuan warga dengan antusias.
Andi Jalu selaku Ketua Panitia, dengan bangga menyampaikan bahwa acara ini merupakan cerminan nyata dari semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Dayeuhluhur.
“Alhamdulillah, kegiatan ini didukung penuh oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Dayeuhluhur. Kami sangat terharu melihat partisipasi aktif dari 13 RW yang ada di desa ini, semuanya turut serta memeriahkan dan menyukseskan acara,” ujar Andi Jalu.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Jalu menjelaskan bahwa acara ini adalah inisiatif perdana yang diselenggarakan oleh Ranting NU Dayeuhluhur bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat, Infak, Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Dayeuhluhur.
“Kami melihat adanya kebutuhan untuk lebih menghidupkan perayaan Tahun Baru Islam di tengah masyarakat. Selama ini, perayaan Tahun Baru Masehi selalu begitu meriah, sedangkan untuk Tahun Baru Islam jarang sekali ada yang menyemarakkan dengan skala sebesar ini,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, dari pihak panitia, MWC NU, UPZIS, berharap dapat membawa efek positif untuk mengenalkan kepada generasi muda maupun dini tentang esensi Tahun Baru Islam.
“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa kita memiliki identitas dan perayaan yang sama pentingnya dengan perayaan lainnya. Ini adalah ajang perkenalan bagi anak-anak usia dini tentang apa itu Tahun Baru Islam, sejarahnya, dan bagaimana kita dapat merayakannya dengan sukacita dan penuh makna spiritual,” tambahnya.
Lebih jauh, Andi Jalu memiliki harapan besar agar kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai acara perdana. “Kami bercita-cita menjadikan ini sebagai agenda rutin tahunan yang dapat terus berkembang dan menjadi ajang silaturahmi serta edukasi bagi seluruh elemen masyarakat.
Mudah-mudahan, kegiatan ini juga bisa menjadi ‘founder’ atau pelopor bagi desa atau kecamatan lain untuk turut menyemarakkan Tahun Baru Islam dengan cara yang kreatif dan kolaboratif,” pungkasnya.
Reporter: Dani
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
