SImpang Sender – detiknasional.id Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten OKU Selatan pada Sabtu (28/03/2026) sore mengakibatkan bencana alam ganda berupa tanah longsor dan banjir bandang. Peristiwa ini menghantam pemukiman warga di Dusun 6 dan Dusun 8, Manduriang, Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT).
Peristiwa bermula pada pukul 17.30 WIB saat wilayah tersebut dilanda hujan dengan intensitas tinggi.
Pukul 18.30 WIB (Tanah Longsor): Korban 1 (Wigi) dan Korban 2 (Suharyanto) yang sedang berada di dalam rumah mendengar suara pohon tumbang disusul suara gemuruh tanah dari arah belakang rumah. Menyadari bahaya, para korban segera berlari keluar untuk menyelamatkan diri sesaat sebelum material longsor menghantam bangunan mereka.
Pukul 20.00 WIB (Banjir Bandang): Setelah kejadian longsor, banjir bandang menerjang wilayah Dusun 6 dan Dusun 8 yang mengakibatkan kerusakan pada rumah Korban 3 (Riki) dan Korban 4 (Rais) akibat terbawa arus air Polsek Banding Agung menerima laporan resmi dari warga terkait bencana tersebut dan langsung menuju lokasi.
Berdasarkan pendataan di lapangan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Berikut rincian dampak kerugia
Wigi Dusun 6 Rumah tertimbun longsor (rusak berat), perabotan hancur, & 1 unit sepeda motor.Rp 50.000.000
Suharyanto Dusun 6 Pondok tempat tinggal tertimbun longsor & 1 unit sepeda motor. Rp 35.000.000
Riki Dusun 6 Sebagian rumah rusak tersapu banjir bandang.Rp35.000.000
Rais Dusun 8 Sebagian rumah rusak tersapu banjir bandang.(Masuk dalam poin 3)
Sdr. Wigi mengalami luka memar di kepala, luka lecet di punggung, serta kaki kiri terkilir akibat tertimpa material bangunan. Korban telah mendapatkan pertolongan medis pertama dari bidan desa setempat dan saat ini dalam masa pemulihan (luka ringan).
Mendengar informasi tersebut, Kapolsek Banding Agung IPTU Wilson Hutahaean, S.H., bersama Kanit Reskrim IPDA Rahmad Ardiansyah, S.E. dan anggota piket segera melakukan langkah-langkah Untuk Mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).Meninjau langsung kondisi para korban untuk memastikan keselamatan mereka.Melakukan koordinasi intensif dengan dinas terkait di lokasi bencana.
Pihak Polsek Banding Agung telah menyusun langkah strategis pascabencana Berkoordinasi dengan Camat BPRRT untuk segera menghubungi pihak BPBD Kabupaten OKU Selatan guna penanganan material longsor dan bantuan logistik.
Pemulihan Lingkungan: Mengajak perangkat desa dan masyarakat setempat untuk melaksanakan gotong royong membersihkan sisa-sisa material banjir dan longsor guna memulihkan akses serta hunian warga.
Redaksi Udin
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



