Cilacap, Detik Nasional – Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti ruang kelas PKBM An-Nur Wanareja pada Sabtu (6/6/2026). Sebanyak 85 warga belajar dari program Paket B dan Paket C secara resmi menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) setelah menyelesaikan masa pendidikan non-formal selama tiga tahun.
Penyerahan dokumen kelulusan ini menjadi titik tolak bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja dengan bekal kompetensi yang telah ditempuh. Selain penyerahan SKL secara simbolis, pihak lembaga juga memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada tiga warga belajar terbaik, baik dari program Paket B maupun Paket C, atas dedikasi dan prestasi akademik mereka selama masa belajar.
Tutor PKBM An-Nur, Mohammad Shofyan Sholich, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya agenda ini. Ia menjelaskan bahwa SKL memiliki urgensi sebagai dokumen pengganti ijazah sementara bagi para lulusan.
“Alhamdulillah, agenda penyerahan SKL hari ini berjalan lancar. Dokumen ini menjadi legalitas sementara bagi lulusan untuk berbagai keperluan administrasi, seperti mendaftar ke jenjang pendidikan tinggi, melamar pekerjaan, atau kebutuhan mendesak lainnya, sembari menunggu ijazah resmi diterbitkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan data kelulusan bahwa sebanyak 77 warga belajar berasal dari program Paket C, sementara 8 warga belajar berasal dari program Paket B.
“Harapan kami, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di PKBM An-Nur dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Khusus bagi lulusan usia muda, kami sangat mendorong agar dokumen kelulusan ini digunakan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi demi meraih masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, salah satu warga belajar kelas XII Paket C, Iyan Nurhayanto, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pendidik di PKBM An-Nur. Menurutnya, dedikasi para guru menjadi kunci keberhasilan warga belajar selama tiga tahun terakhir.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PKBM An-Nur yang telah membuka akses pendidikan bagi kami, serta kepada seluruh dewan guru yang dengan sabar membimbing kami selama tiga tahun ini,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Iyan turut mengajak masyarakat luas, khususnya bagi mereka yang sebelumnya sempat terputus akses pendidikannya, untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan di jalur non-formal.
“Pendidikan tidak mengenal batas waktu. Bagi masyarakat yang dulu belum berkesempatan menyelesaikan jenjang sekolah, saya mengajak untuk segera mendaftarkan diri di PKBM An-Nur Wanareja. Mari kita kejar ketertinggalan dan wujudkan impian melalui pendidikan,” tutup Iyan. (Dani)
Eksplorasi konten lain dari
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
